Anda Mengalami Bau Mulut ? Mau Tau Solusinya ?
Bau Mulut (Halitosis)
Bau mulut atau yang juga disebut halitosis adalah kondisi di mana seseorang memiliki aroma napas yang tidak sedap. Kondisi ini umumnya disebabkan oleh makanan yang dikonsumsi, kebersihan mulut yang tidak terjaga, kondisi kesehatan tertentu, atau gaya hidup yang tidak baik, seperti merokok dan mengonsumsi alkohol.
Kenali Penyebab dan Cara Menghilangkan Bau Mulut
Meski bukan masalah medis yang gawat, bau mulut sering menyebabkan seseorang kehilangan kepercayaan diri dan merasa khawatir bau mulut yang dialami akan mengganggu orang lain. Jika Anda mengalami masalah serupa, memahami cara menghilangkan bau mulut bisa membantu mengembalikan rasa percaya diri Anda.
Penyebab Bau Mulut
Bau mulut tidak hanya disebabkan oleh masalah kesehatan gigi, gusi, dan makanan yang berbau menyengat. Beberapa kondisi kesehatan lain yang juga bisa menjadi penyebabnya bau mulut di antaranya:
- Xerostomia, yaitu mulut kering yang terjadi karena gangguan produksi air liur akibat bakteri menumpuk di rongga mulut.
- Gangguan saluran pencernaan, seperti infeksi bakteri H.pylori yang menyebabkan sakit maag dan penyakit asam lambung (GERD).
- Sinusitis yang menghasilkan post nasal drip atau aliran cairan kental dari rongga sinus ke tenggorokan.
- Pengaruh kondisi lain, seperti diabetes, gangguan hati, atau infeksi saluran pernapasan.
Selain beberapa kondisi kesehatan di atas, bau mulut juga bisa disebabkan oleh kebiasaan merokok, kurangnya kebersihan mulut, makanan atau minuman tertentu, dan diet yang berlebihan sehingga menyebabkan kekurangan karbohidrat.
Bau mulut tidak sedap atau halitosis dapat disebabkan oleh beragam hal. Namun studi menunjukkan, 80% bau mulut disebabkan oleh adanya masalah pada kesehatan gigi dan mulut, seperti gigi berlubang atau masalah gusi. Oleh karena itu, menjaga kesehatan gigi dan mulut sangat penting dilakukan
Cara terbaik untuk menghindari bau mulut adalah dengan cara mencegah bau mulut sebelum hal tersebut muncul. Anda bisa mencegah bau mulut dengan memastikan kesehatan mulut tetap terjaga. Lantas bagaimana cara mencegah bau mulut? Yuk, simak poin-poin di bawah ini:
1. Selalu Sikat Gigi dengan Baik dan Benar
Sikat gigi wajib dilakukan dua kali dalam sehari. Jangan asal-asalan saat melakukannya, lakukan dengan baik dan benar menggunakan pasta gigi dengan flouride. Sangat baik jika Anda juga menyikat gigi 15 – 20 menit setelah makan, khususnya jika banyak makanan yang terselip di sela-sela gigi. Juga jangan lupa untuk menyikat lidah Anda saat menggosok gigi. Pasta gigi yang berkualitas juga menentukan apakah proses sikat gigi Anda cukup baik atau tidak.
2. Ganti Sikat Gigi Secara Rutin
Biasakan mengganti sikat gigi 2 atau 3 bulan sekali. Setelah sembuh dari sakit pun sebaiknya mengganti sikat gigi agar tidak tertular lagi seandainya ada bakteri yang masih tertinggal.
Baca Juga
3. Rutin Datang ke Dokter Gigi Setiap 6 Bulan Sekali
Meski tidak sedang sakit gigi, sangat dianjurkan untuk datang ke dokter gigi dan memeriksakan kondisi gigi Anda. Dokter akan melakukan pemeriksaan secara profesional dan mengantisipasi kemungkinan-kemungkinan kerusakan gigi yang akan muncul.
4. Makan Makanan yang Sehat
Kebiasaan makan-makanan yang sehat dan alami mengurangi risiko bau mulut, asalkan gigi dan mulut Anda dalam keadaan sehat. Buah-buahan dan sayur tidak mengandung zat kimia berbahaya yang berbau tidak enak jika membusuk. Jika merasa nafas Anda terlalu bau, cobalah mencatat makanan apa saja yang Anda makan, lalu berikan pada dokter untuk dianalisis.
5. Berhenti Merokok
Tidak perlu diragukan lagi, rokok dan produk-produk tembakau lainnya menyebabkan bau mulut tidak sedap. Hentikan kebiasaan merokok segera jika Anda seorang perokok.
Cara Mengatasi Bau Mulut
Terkadang, meski telah berusaha keras untuk menjaga kesehatan mulut, tetap saja bau mulut muncul dan mengganggu rasa percaya diri Anda. Lalu apa yang harus Anda lakukan saat bau mulut menyerang? Bagaimana cara mengatasi bau mulut tercepat yang bisa Anda lakukan?
1. Minum Banyak Air Putih
Mengapa Anda harus minum banyak air putih? Sebab air putih dapat menjaga kelembapan mulut tetap terjaga. Air juga dapat membilas bakteri-bakteri yang mungkin ada di mulut. Sangat penting untuk selalu minum air putih yang banyak setelah makan. Hal ini membantu untuk membilas sisa-sisa makanan yang mungkin masih tertinggal di mulut.
2. Makan Permen atau Permen Karet
Cara ini merupakan salah satu cara yang sangat jitu untuk segera menghilangkan bau mulut tidak sedap. Saat keadaan genting sehingga Anda tidak sempat membersihkan rongga mulut dari bau mulut dan memaksa Anda untuk berbicara bertatap muka dengan jarak yang sangat dekat, keharuman permen karet adalah penyelamat yang akan menyamarkan bau mulut tak sedap. Begitu dikunyah, aroma permen karet akan memenuhi rongga mulut dan terdorong keluar ketika Anda berbicara. Hasilnya, bau tidak sedap dalam mulut tergantikan seketika dengan aroma wangi permen karet yang Anda kunyah.Sembarang rasa permen karet bisa digunakan, namun ada rasa-rasa dan aroma tertentu yang bekerja dengan lebih baik dibandingkan rasa atau aroma permen karet lainnya. Salah satu aroma tersebut adalah mint. Jadi pilihlah permen karet dengan rasa mint atau yang mengandung xylitol. Kandungan xylitol menghadirkan sensasi segar dalam mulut sekaligus menghembuskan aroma yang segar dan terasa dingin.
3. Kunyah Buah atau Sayur Penghilang Bau
Jika tidak ada permen karet, Anda bisa mencoba untuk mengunyah buah atau sayuran penghilang bau. Beberapa di antaranya adalah kulit jeruk, lemon, atau peterseli. Kulit jeruk atau lemon sangat efektif karena jika dikunyah, benda ini mampu merangsang keluarnya air liur di mulut. Dengan demikian, air liur akan membantu menghilangkan bau mulut tidak sedap. Selain kulit jeruk atau lemon, Anda bisa mencoba mengunyah peterseli. Peterseli memiliki zat penetralisir bau tak sedap, sehingga cocok untuk dijadikan quick-fix saat bau mulut menyerang Anda.
Menghindari makanan yang berbau tajam dan tidak sedap juga ampuh untuk menghalau bau mulut. Jangan makan bawang putih dan bawang bombai saat Anda hendak berbincang cukup dekat dengan orang lain. Anda bisa menggantinya dengan buah lain yang lebih aman seperti apel, semangka, wortel, atau tomat. Kandungan air yang banyak bisa membantu menghilangkan bau mulut yang tidak enak.




